Kamis, 30 Oktober 2014

CINTA LAMA BERSEMI KEMBALI

     Cerita cinta yang pernah kandas 8bulan yang lalu, tiba-tiba mulai tumbuh dan bersemi lagi, entah apa dan mengapa akhir-akhir ini aku terjerat lagi panah asmaranya, senyum yang pernah ku benci kini selalu menggoda di setiap sudut lamunanku.
Semula semua aku anggap hanyalah kenangan yang masih tersisa, namun lambat laun menjadi sebuah kewajiban lamunan menjelang tidurku. “Aleandro… Alan cintamu tlah kembali” namun Alan kenapa hanya aku yang merasakannya, apa cinta ini hanya sebuah kenangan yang sempat menyapaku siang tadi. “Tidak
Alan… tatapan matamu mengisyaratkan masih ada peluang cinta disana”.
Bagaimana aku harus memastikan bahwa cinta ini adalah cinta lama yang bersemi kembali, aku harus mencari jawabannya dari Alan.
Sengaja malam ini aku melihat foto berdua dengan Alan ,aku berharap Alan menepati janjinya. Hati yang masih berdebar seperti saat aku jatuh cinta tuk pertama kali pada Alan, ku coba sembunyikan rasa galau yang mulai menyerangku.
Aku mencoba bersabar dan berpikir positif tentang dia, walau hati ini mulai resah. Setengah jam sudah terlewat begitu saja, aku ingin merajut kembali serpihan cinta kita yang terkoyak… Alan datanglah, risau hati ini tanpa ada sebaris kepastian darimu…
Jam menunjukkan pukul 9 tepat, tanpa sadar ada sebutir air mata di sudut mataku, kecewakah aku, aku tak tahu apa yang mesti aku jawab. Aku mulai jenuh dengan penantian ini, aku mulai menetralisir rasa yang masih berharap. Aku menyadari ternyata cinta ini hanya cinta lama yang bersemi, namun cinta ini tak kan bisa kurajut lagi seperti dulu. Karena Alan tidak lagi memilihku… 
Di saat lamunan itu mulai membayangiku, tanpa sadar aku mulai menangis, rasa sakit, kecewa sama persis ketika Alan memutuskan hubungan cintanya.
Gerimis di luar menambah suasana hatiku tambah dingin, ku beranjak berdiri dan melangkahkan kakiku menuju kamar tidurku, ku berharap bisa melupakan semua kejadian ini. Sejenak langkahku terhenti sesaat ku dengar suara HP . Aku tak mengenali nomernya, tapi kenapa dia bisa tahu namaku.
Aku mencoba mengerti apa yang disampaikannya. 1messagepun berbunyi “aku masih sayang kamu”, Aku membacanya berulang-ulang dan tiba-tiba aku sadar “dimana Alan” kenapa aku terlena tanpa mendengar penjelasan orang itu, yang sempat aku ingat dan dengar hanyalah “Alan…” “Oh My God, apa yang terjadi apakah aku masih ingin bersamanya?…”
Tersadar akhirnya aku hanya melamunkan Alan yang mungkin masih mencintaiku, air mata ini telah kering, menangispun cintaku tak akan kembali, aku meratapi cinta yang sempat tumbuh kembali di hatiku, mengapa hanya untuk sesaat dan pergi lagi, cinta yang lebih kuat dari sebelumnya dan luka yang lebih dalam dari sebelumnya… aku baru menyadarinya arti cinta yang sebenarnya, ternyata Alan telah memberikan sesuatu yang berarti dalam hidupku, bahwa cinta tak selalu bisa saling memiliki namun cinta tetap akan abadi selamanya dari dalam hati…



*selesai^_^*

Minggu, 05 Oktober 2014

Puisi dari kumpulan lirik lirik lagu

puisi ini adalah kumpulan lirik-lirik lagu yang (menurut saya) lebih sesuai disampaikan oleh seorang hamba kepada Tuhannya daripada oleh seseorang kepada lelaki/wanita yg dicintainya ... lagu-lagu yg biasa kita dengarkan dan kita nyanyikan =)
.
.
.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
.
.
.
Dalam sepi, Engkau datang
beri ku kekuatan untuk bertahan
Ku sadari sesungguhnya yang ku punya
hanya Engkau tempat ku kembali
Aku tanpaMu, butiran debu
Ku tak bisa hidup tanpaMu
.
Aku persembahkan hidupku untukMu
Telah ku relakan hatiku padaMu
Aku hidup untukMu
Aku mati tanpaMu
Kau pemilik hatiku
UntukMu seluruh nafas ini
.
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kaulah hidup dan matiku
Tirakatku hanya untuk Engkau
Tiada dusta, sumpah ku cinta
sampai ku menutup mata
.
Ketika kesepian membunuhku
Ku akui, aku masih percaya
Ketika ku tak bersamaMu
aku kehilangan akal
Berilah aku tanda
Pukul aku, Tuhan, sekali lagi
.
5 Oktober 2014
.
.
.
Lagu-lagu sumber :
"Mencintaimu Sampai Mati" - Utopia
"Sadis" - Afghan
"Butiran Debu" - Rumor
"Rindu Setengah Mati" - D'Massiv
"Pupus" - Dewa 19
"Hidup Untukmu, Mati Tanpamu" - Noah
"Pemilik Hati" - Armada
"Seluruh Nafas Ini" - Last Child
"Sempurna" - Andra and The Backbone
"Kaulah Hidup dan Matiku" - Naff"Sampai Menutup Mata" - Acha Septriasha
"Baby One More Time" - Britney Spears

*ciptaannya Ka Wildan Fauzi Rabbani*

Kamis, 11 September 2014

THE ADVENTURE PRINCESS SOFIA




Pada suatu hari, di kerajaan Crystal Palace hiduplah seorang putri bernama Sofia, ibunya bernama Miranda dan ayah nya bernama Vernando. Sofia adalah putri tunggal, Sofia tinggal di castle bersama kedua orangtuanya dan Sofia bersekolah di Gardenia Palace. Sofia duduk sebangku di kelasnya bersama Lacey. Sofia merasa senang bersekolah di Gardenia Palace.
Sehabis pulang, sekolah Sofia datang ke rumah Lacey untuk bermain. Pada keesokan harinya, Sofia kembali berangkat ke sekolah, sesampainya di sekolah, Sofia mendengar kabar bahwa, besok akan diadakan lomba mewarnai, dengan juara satu Memenangkan piala, juara dua mendapatkan trophy dan juara tiga mendapatkan piagam, mendengar itu semua, Sofia pun mengikutsertakan dirinya dalam lomba mewarnai tersebut.
Sesampainya di castle, Sofia pun langsung mempersiapkan alat-alat yang diperlukan untuk lomba besok, setelah selesai menyiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk lomba mewarnai, Sofia pun pergi ke rumah Lacey untuk berlatih mewarnai bersama-sama, setelah selesai berlatih, Sofia pun kembali ke castle dan beristirahat di dalam kamarnya.
Keesokan harinya Sofia diberikan nomor urut delapan pada perlombaan, setelah panitia mengatakan “mulai”, Sofia pun langsung mewarnai dengan sangat hati-hati, teliti dan juga rapi, Sofia pun selesai mewarnai, dan Sofia memberikannya pada panitia.
Setelah panitia merenungkan hasil perlombaan, panitia pun mengatakan bahwa juara tiga dimenangkan oleh Lisa dengan nomor urut dua, juara dua dimenangkan oleh Lacey dengan nomor urut lima, dan juara satu dirahi oleh Sofia dengan nomor urut delapan, Sofia pun merasa sangat senang, dan kedua orangtua Sofia pun bangga terhadap Sofia.


Tamat

Selasa, 15 Juli 2014

TAKUT JATUH CINTA




Pasti kalian sudah bisa nebak jalan cerita inikan!
Begini waktu aku kelas 3 SMP aku tak tahu kenapa dan kebodohanku bisa – bisanya menyukai seorang cowok yang cuek banget walau begitu dia memiliki wajah tampan dengan kulit yang putih mulus , hidung mancung dan bibir yang seksi. Dulu diriku mengira dia juga menyukainya tapi nyatanya tidak.aku sangat bodoh sekali. Semenjak itu mataku terbuka lebar bahwa aku tak pentas menyukai seorang cowok seperti itu ditambah kepopulerennya sekolah , aku sadar tiada orang yang menyukaiku karena gimana tidak aku itu orangnya pesek,kulitku hitam ditambah ku jerawatan lagi tapi itu waktuku masih SMP. Tak pernah lagi ku berharap dan memberikan hatiku pada seseorang karena takutku yang hanya ada di otakku sekarang hanya 1 “MEMBANGGAKAN ORANGTUAKU”

O iya, sebelumnya kuperkenalkan diriku dulu yah. Aku bernama Primarani Emiliana dengan kulit putih dan muka yang bersih tanpa jerawat. sekarang ku kelas 1 di suatu sekolah SMK di SMK perawat yaitu tepatnya di Kota Bandung.


Takut Jatuh Cinta

Saat itu aku sedang berlibur ke kota Bogor….
Tepat di depanku

Kulihat Taksi tidak jauh dari aku , maka akupun melangkah kakiku menuju taksi itu dan tidak butuh 10 langkah aku sudah sampai disana.
“Mau naik taksi dek.!”tanya padaku maka akupun tersenyum simpul sambil mengangguk menandakan bahwa aku memang ingin naik taksi , pak sopir pun mengambil tasku dan menyimpannya di bagasi lalu akupun masuk ke dalam Taxi, di dalam Taxi pak sopir itu bertanya padaku “Mau kemana dek?” akupun menajwab sambil tersenyum “ Jalan Sunu”jawabku singkat dan Taxi pun meluncur menuju kesana.
Akupun sampai di mana rumah nenekku berada, dimana ibuku dan adikku tinggal tak lupa aku membayar biaya Taxi dulu.
“Ini mas uangnya , kembaliannya di ambil saja”ujarku lalu menuju ke rumah nenekku.

Di depan ruma nenekku aku langsung saja mengetuk pintu sambil mengucapkan salam dan tak butuh waktu lama pintu itu terbuka.
“Gio!”ujarku kaget sambil membulatkan mataku karena yang membukakan pintu itu sosok cowok Cinta pertamaku,Kenapa ini! Kenapa dia berada di rumah nenekku. Astaga , ini sungguh menyebalkan sekali. Rasanya kepalaku puyeng bener karena saat melihat Gio aku jadi teringat kejadian itu, ingin rasanya ku kabur mendapati Gio berada di rumah nenekku tetapi ku terlalu kangen sama Ibuku dan Adikku jadi nggak jadi deh.
Gio juga tak kalah kagetnya melihatku berada di sini “Prima!”

Hening tak ada yang berbicara tapi itu tak berlangsung lama karena sodarku Fio memecahkan kehinangan itu di balik pintu “Kak Gio , siapa yang....”belum selesai Fio bicara sambil memegang cemilan dan dia mendapatkan aku berada di depan pintu , Fiopun sontak memelukku karena gimana tidak? 3 tahun we...! ehrr.. pastilah Sodaraku kangen denganku.
“Kakak, kenapa kakak baru datang. Aku sungguh sangat kangen sama kakak”ujarnya kegirangan melihatku berada disini
“Maaf yah Fio”pintaku sambil melihat kedepan dimana berada Gio yang sedang memperhatikanku dengan reaksi yang sulit ku tebak
“Kak , ayo masuk! O iya , kakak masih kenalkan Gio teman kelas kakak waktu SMP”ujarnya meyuruhku masuk sambil bertanya padaku
“Yah”ujarku sangat singkat dan dingin.

^Flashback^
Di dalam kelas yang masih ada banyak sisiwa
“Prima,lohh pikir ulang dulu deh! Gue takut loh napa – napa”ujar Nani sahabatku khawatir denganku
“Nan , aku sudah tidak tahan”ujarku sambil menitikkan air mata
“Tapi Prima , loh taukan Gio itu. Ku mohon jangan lakukan itu !jangan gegabah Mi. Aku takut sekali”ujarnya menyuruhku mempertimbangkan bahwa aku akan menerima Gio
“Kamu tak perlu khawatir Nani, gue nggak gak apa – apa kok!”ucapku lalu menuju ke Pintu kelas dimana Gio berada
Akupun menyatakan isi hatiku pada Gio
“Gio , jujur aku sangat menyukaimu!”ujarnya saat keluar main dimana Gio yang baru saja mau keluar ke kelas dengan Nalen sahabatnya. Sungguh aku tidak percaya sekali ternyata cowo yang aku simpan menyimpan perasaanku lebih 2 tahun juga
“Hah.. nyadar dongg luu tuhh nggak selevel sama gue! Ngaca dulu dong. Apa gue harus beliin dulu lohh kaca baru nyadar. Buang – buang tuh perasaan loh. Lebih baik loh kasih perasaan itu sama tempat sampah ajah”ujar Rudi dengan kalimat pedas padaku sambil memasang muka jijit. Di dalam kelasku semuanya ribut karena kelakuanku.
Aku tak menyangka apa yang dikatakannya itu , air mataku pecah akupun langsung keluar dari kelas disusul Nani mengekorku.Aku sekarang berada di belakang Lab Bahasa Indonesia sambil menangis dan terus menangis dan Nanipun mengahmpiriku “Prim, gue kan udah bilang. Aku mohon berhentilah menangis , jangan hanya karena cowok seperti dia kau jadi seperti ini. Masih banyak kok cowok di dunia ini!”selanya padaku sambil memelukku menyuruhku menghentikan tangisanku tetapi bukannya tangisanku berhenti tapi aku lebih menangis lagi.
“Prim , gue mohon jangan menangis!”pintanya padaku yang tak henti – hentinya menangis “Nani, makasih yah kau selalu membantuku di dalam suka dan duka”ujarku menghentikan tangisanku dan Nanipun tersenyum mengembang “Itulah gunanya sahabat Prima”

***

Aku duduk di ruang tamu , bisa kulihat Gio meminta izin pada Fio untuk pulang.
“Fio , gue pulang dulu yah. Nggak enak nih ada kakak loh”ujar Gio pada Sodaraku dengan memegang kaset bola
“baiklah kalo gitu , aku mengerti kok maksud kakak”ujarnya
“Okayy, gue duluan dulu yah.”ujar Gio permisi sama Fio

Fio menemani Gio pulang sampai di depan rumah dan tak lama kemudian Fiopun kembali di susul ibuku yang baru pulang dari pasar.
“Ibu...!aku kangen banget sama ibu”ujarku dan langsung berdiri dari tempat dudukku
“Prima...!”ujar ibu kegirangan dan langsung menuju ke aku lalu memelukku
Aku begitu senang sekali bisa bertemu ibuku begitupula dengan sodaraku. Ku lihat ibu mengalami perubahan dengan dirinya. Wajah ibu berubah menjadi pucat dan keriput dan sodaraku berubah menjadi anak remaja yang gagah dan tampan.

Fio membawakan barangku ke kamar tamu dan aku mengekor mengikutinya. Di dalam kamar ku hempaskan diriku di tempat tidur dan adikku duduk di sampingku.
“Fio , kenapa Gio tadi disini?”ujarku bertanya penasaran
“Tadi aku sama kak Gio lagi main Playstasion kak. kenapa kakak nanya – nanya?”jawab Fio dan bertanya padaku
“ tidak apa – apa kok”ujarku takut karena nanti adikku curiga padaku

Keeskokan harinya aku mencoba untuk berjalan jalan ke Taman Kota
Di taman , ku berlari pagi mengelilingi taman sambil membawa tas ransel berisi Laptop dan saat asyik – asyiknya aku berlari ada seorang cowok yang menabrakku dari depan memakai baju putih abu – abu dengan 5 buku tulis dipegangnya terjatuh.
“Maaf, gue nggak nggak sengaja”ujar cowok itu tapi aku tak melihat mukanya dengan jelas lalu diapun mengambil bukunya yang terjatuh “aku kok yang salah. Sini aku bantu”ujarku dan akupun membantunya mengambil bukunya yang terjatuh dan tak sengaja mataku dengan cowok itu bertemu dan akupun tahu siapa cowok itu.
“Gio!”ujarku kaget karena aku bertemu lagi dengan Gio. Mengapa ini terjadi lagi? Bisa gila aku lama – lama karena bertemu terus dengan Gio. Semenjak Gio menolakku aku jadi trauma untuk menyukai seseorang sampai sekarang dan entah kenapa sekarang perasaan cintaku pada Gio kembali lagi. Ini sungguh sangat menyebalkan -__- aku pun berlari dengan cekatan sambil menitikkan air mata meninggalkan Gio yang juga kaget melihatku bertemu denganku lagi.

Ku berlari secepatnya karena ketakutan , setiap kali ku lihat Gio kalimat itu terbayang – bayang di otakku “Hah.. nyadar dongg luu tuhh nggak selevel sama gue! Ngaca dulu dong. Apa gue harus beliin dulu lohh kaca baru nyadar. Lebih baik loh kasih perasaan itu sama tempat sampah ajah” kalimat pedas yang di dengar oleh semua temanku di kelas. Rasanya sakit banget saat menginggat itu.
“Primaaaa, maafin gue soal dulu! Gue mohon Prim”teriak Gio memohon sambil berlari mengejarku
Akupun mempercepat lariku dan kebetulan saat itu aku melihat mobil pete – pete, aku langsung saja masuk dalam mobil itu dan menyuruhnya cepat jalan.
Mobil pete – pete itu berjalan, air mataku berjatuhan terus menerus membasahi pipiku yang agak putih. Diriku sekarang memang udah berubah , aku jadi putih dan mukaku sekarang sudah tidak ada jerawat lagi.

Di dalam mobil pete – pete ku baru sadar kalau penumpangnya hanya aku bersama seorang cowok yang pakaian sekolahnya mirip denganGio.
“Prima..!loh Primakan”ujarnya bertanya padaku
“Yah..”jawabku dan saat itu ku perhatikan muka cowok itu dan menghentikan tangisanku. Disitu aku baru sadar bahwa cowok itu adalah Nalen sahabat Gio.
“hai Nalen”ujarku menyapa dan bukannya membalas sapaanku tapi Nalen malah bertanya “Prim , loh napa menangis! Apa karena Gio . tadi gue lihat koh kamu sama Gio berlari – larian”
Saat dia katakan itu , aku menangis lagi.Jantungku sesak banget , rasanya kepalaku puyeng benar dan belum sempat ku jawab pertanyaannya aku langsung jatuh pingsan.

^Rumah Nenek^
Mataku terbuka sedikit – demi sedikit di atas ranjang tidurku. Kulihat Gio menitikkan air mata berada di sampingku dan saat dia melihatku mataku sudah terbuka diapun tersenyum senang melihatku.
“Prim, loh udah sadar”gumam Gio padaku
“Kenapa loh ada disini. Loh keluar sana. Gue benci sama loh”teriak diriku yang kesal sekali.
“Prim, gue minta”belum sempat Gio selesai aku langsung mem berontak dan lebih keras berteriak “Gue bilang loh keluar!”
Mamaku dan adikku begitupula dengan nenekku menyuruhku tenang tapi ku lebih memberontak dan saat Gio keluar dari kamarku ditemani Fio akupun tenang. aku memang orang tidak baik , tapi ku tak bisa melupakan semuanya. Hatiku sakit sekali, sulit ku maafkan Gio.

Satu minggu kemudian , aku duduk sendiri di taman memperhatikan mobil maupun motor berlalu lalang ditemani burung – burung berkicaun dan pohon – pohon yang menari – nari memberi semangat diriku. Aku yang terlalu fokus memperhatikan keindahan taman tidak sadar bahwa Gio sudah berada di sampingku.
“Prima”ujar Gio yang membuatku kaget mendengar perkataanya, sontak saja ku berdiri dan bersiap untuk lari tapi tanganku ditahan olehnya dan Gio langsung memelukku “Prim , gue mohon maafin gue. Loh tau smenjak kejadian itu gue baru sadar kalo gue itu mencintai lohh, saat tiada loh , gue tidak bisa menyukai siapapun. Hidup gue rasanya nggak berarti, Hanya loh yang ada di hati gue. Gue mohon maafin gue Prim , gue memang udah terlambat tapi bisakah kau mendengarkannya”
“Loh bohong Gio, loh pasti suka gue setelah melihatku sekarangkan”ujarku tak percaya mendengar perkataannya “Gue nggak bohong, tatap mata gue. Tatap...?”ujarnya menyuruhku menatap matanya , akupun menatap matanya dan kulihat tiada tanda kebohongan darinya.
“Prim , maafin gue yah. Gue sayang banget sama loh. Jangan lagi menghindar dai gue, ku mohon! Dulu dan sekarang tiada bedanya loh. Gue tetap sayang loh gimanapun dirimu. Gue suka lohh dari dalam diriloh bukan diluar loh”ujarnya yang membuatku menitikkan air mata.
“Yah, gue juga sayang sama loh”ujarku
Hariku penuh dengan tawa yang indah tiada lagi kesedihan semenjak Gio berada di sampingku.

Cinta pertamaku itulah menjadi cinta terakhirku. Aku sangat menyayanginya, perasaanku yang sudah ku pendam 4 tahun tidak sia – sia.


GIO.. I LOVE YOU:)

Karma sang cowok Playboy




Aku punya temen yang super ganteng dan cool abis. Emagh sih dia bukan temenku. Aku Cuma kenal dia aja. Tapi, belum tentu dia tau aku. Panggil aja dia Gilang, itu bukan nama aslinya sih, tapi, yaudah lah, Gilang sekolah di suatu sekolah swasta terkenal di Bandung.
Aku dapet info dari temen-temennya kalu dia itu pinter, ganteng, cakep, keren, gaul, anak orang kaya, Cuma… dia sering gunain kelebihannya buat kesenangannya sendiri, yaitu cari cewe banyak, dan buat gonta-ganti. Dia piker cewe tuh maenan apaa yang bisa dipake dan di buang kalau sudah bosen?? Dia salah. . .

Dia akan kena Hukum Karma kalu dia begitu…
Cowo yang suka maenin cewe, namanya PLAYBOY, tapi cowo yang suka maen sama sebelas orang, namanya play football, acara di SCTV, playlist He he he he. . . . .

Eh, balik lagi ke cowo playboy,,
Ceritanya gini,,

Ada seorang cowok yang baru beranjak remaja. Dia ganteng dan keren banget. Banyak cewek yang naksir sama dia. Tiap baru liat ajah bisa langsung klepek klepek.
Aku sih ga terlalu kenal dia banget yaa, tapi kalau dia jadi kayak cerita aku ini, mungkin bisa jadi kayak gini deh. . . . .

Pertama kali pacaran, cowok ini mulai berfikir untuk jadi Top Scorer di buku Rekord Dunia. Bola kali ya Top Scorer…???

Cowok ini emang gak mau manfaatin apa-apa dari para cewenya. Cuma dia pengen dianggep hebat sama temend temen nya. Untuk apa dia manfaatin cewenya, toh dia sudah punya segalanya. Dia anak dari pemilik tempat makan besar. Bapaknya adalah seorang pengusaha terkenal. Mungkin, dia cuma pengen carper sama para cewe dan temen temen nya. Namanya juga punya ortu super busy, paling paling, ya kurang deh perhatiannya.
Cowok ini sudah gonta ganti 13 cewek dalam 2 tahun. Dia bisa handel semuanya dengan mudah. Tapi pada endingnya,, dia dapet cewek yang gak bisa dia lupain, dia sayang banget sama cewe itu,, tapi, karena dia kayak gitu, cewe yang disayang banget itu, ninggalin dia tiba tiba atau mutusin hubungan mereka.
Cowok ini sampe mohon mohon sama tuh cewek. Akhirnya hati cewek luluh juga ngeliat  cowok itu. Sebenernya cewek itu juga sayang banget,. Cuma, dulu, sebelum dia jadian sama Gilang, dia tuh cuma disuruh buat ngebales perbuatan Gilang. Tapi, malah jadi cinta beneran deh…

Akhirnya, mereka balikan lagi dan mereka janji gak akan saling mengkhianatin kasih sayang dari ke-2nya.


HAPPY ENDING kan??
Makanya, yang gak mau di tinggal pacar yang di sayang, gak usah deh belajar nge-2. . .
kalau udah terlanjur,, ya, gimana ya??
Yah berhenti lah.,.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Eitss iyaa Tapi kalau udah baca Comment yahh ;))
Telimaacih;))<3