Jumat, 06 Januari 2017

Wanita Sholehah

Mampukah aku menjadi seperti Siti Khatijah?
Agung cintanya pada Allah dan Rasulullah
Harta diberikan demi mendapatkan ridha-NYA
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama

Dapatkah jiwaku seperti Siti Aishah?
Isteri Rasulullah yang bijak
Penyemangat kesusahan dan penderitaan
Tiak pernah sukar untuk dilaksanakan…

Sungguh indah…
Melihat pegorbanan puteri solehah Siti Fatimah
Akur dalam setiap perintah-NYA
Taat dengan abuyanya
Tiada memiliki harta dunia
Layaklah dia sebagai putri dalam syurga…

Ketika aku marah
Ingin rasanya aku intip serpihan sabar
Dari catatan hidup Siti Sarah….

Tabahkanlah jiwaku dan hati ini
Setabah umi Nabi Ismail
Mengendong bayinya yang masih kecil
Untuk menghilangkan dahaga dia rela mencari Air
Dalam terik matahari di padang pasir
Ditinggalkan suami tanpa dia menyesali
Pengharapannya hanya pada Illahi


Dapatkah aku mengikut jejak Siti Rahmah
Seorang wanita yang setia dan sabar….
Pasra dengan dugaan Tuhannya….
Walau pernah tersungkur kerana jeratan syaitan…
Namun kembali kerana iman yang kuat…
Dan Syurga adalah balasannya

Mampukah aku menjadi wanita solehah?
Mampukah aku menjadi wanita idaman ?
Mampukah aku menjadi wanita yang tabah?
Mampukah aku menjadi wanita yang sabar ?

Wanita solehah adalah perhiasan dunia
Mati dalam keunggulan iman
Bersinar indah, harum tersebar
Bagai wanginya pusara Masyitah…

Aku adalah wanita akhir zaman
Yang sulit untuk menahan iman
yang berusaha keras untuk tetap istiqomah

dan ingin menjadi wanita penghuni Syurga

Sabtu, 20 Agustus 2016

KETIKA CINTA BERKHIANAT

Aku wanita biasa, aku wanita normal,aku bukan boneka yang bisa kamu sakiti kapan pun kau mau. Aku punya hati bukanuntuk disakiti, tetapi untuk disayangi. Aku memang belum bisa memberi yangterbaik buat kamu, tapi hargai aku. Di bohongi dan di khianati tu rasanya sakit banget !
Kau tega bohongi aku, kau Pacarandengan temen baik kamu ( menurutMu ) dan parahnya lagi kau selingkuh dengan dyadi belakangku pada saat kita masih berstatus.
Banyak orang yang bilang kalau kamu Pacaran, dekat dengan dia. Mendengar itu hati ku hancur, sakit --___--  PERCAYAGAK PERCAYA !!!  Tapi saksi banyak ?

Aku tidak hiperbola, aku tidakmembesar-besarkan masalah, tapi hatiku tidak bisa bohong. AKU CEMBURU!!! Perempuan mana yang tidak cemburu mendengarpacarnya Selingkuh  dengan perempuan yangmencintainya ?

Sebenarnya kamu sadar nggak siih ?!
KAMU ITU SELINGKUH !!!
Kamu tau gak gimana perasaan ku ?hatiku perih, sakit , pedih , teriris dan berdarah.

Aku tau, Cinta mungkin tidak akanberlangsung selamanya, tapi ia akan bertahan. Bertahan begitu kuat dan lama,hingga aku tau bahwa kau mengkhianati cinta ini. Hal yang tersedih adalahketika kau pergi menjauh dariku dan persaan ini bertambah sedih seiringbanyaknya langkah kaki saat kau meninggalkanku -_-
Aku bertanya-tanya dalam hati.Mengapa kau tega melakukan hal itu ? Apa aku telah ngecewain kamu ? menyakitihatimu ? Apa kamu udah bosen ? ? ?

Aku bersyukur, aku masih diberi rasa PATAH HATI ,masih bisa menangis, ituartinya aku masih punya hati, bahkan bukan sembarang hati, tetapi hati yangsaya miliki ini adalah hati yang sensitive, hati yang lembut, yang mampubahagia dan terluka. Mungki banyak teman aku yang bilang “ kalau itu pacar aku,udah aku marahin dan cewenya aku labrak!” tapi aku masih bisa sabar.
Walaupun kau benar-benar pergimeninggalkan aku, aku mencoba ikhlas. Mengikhlaskan kau bahagia bersama diayang lebih besar mencintaiMu. Walau hati ini sakit melihat kau menjalani cintayang indah bersamanya, aku akan melepaskanmu ~.~

Yang lalu biarlah berlalu, karena bagaimanapun semua telahterjadi. Biarkan semuanya tenggelam bersama matahari ='))

Senin, 25 Juli 2016

Teman Baru Yang Menyenangkan

Berseragam putih abu-abu terasa paling menyenangkan dari SD-SMP. tapi berseragam putih putih lebih menyanangkan walau tantangany adalah kotor. Masa puber tumbuh, berteriak sana-sini, mengagumi teman cwek & cwok mulai dari yg biasa-biasa saja sampe luar biasa. 
Awal memasuki masa SMK, saya selalu dihantui ketakutan luar biasa membayangkan wajah-wajah Kakak kelas yang baru dikenal dan MOS (Masa Orientasi Sekolah) yang banyak aturannya siswa baru.

MOS telah selesai, siswa baru bisa bernapas lega akhirnya MOS telah selesai. Memulai segalanya dengan serba baru dari Pakaian, sepatu, tas, sampai buku smuanya menguras dompet yang tidak sedikit. Hehehe tapi tidak apa-apa yg penting kita niat untuk brsekolah.

Aku adalah salah satu dari murid baru tersebut. Aku tidak menonjol seperti anak-anak lainnya yah bisa di bilang Cuekk & biasa-biasa saja itulah aku. Semuanya senang brteman denganku karena menurut mereka, aku menyenangkan *katanya*. Ada 3 teman yang paling dekat denganku dan sudah kuanggap seperti saudara sendiri. Namanya Dita , Fauziyyah dan Nani, Dita adalah sosok yang sangat menyenangkan buatku. Fauziyyah atau sering ku sebut fau dia adalah seorang teman yang bisa dibilang jutek tapi ya allah baik banget dan dia sanagat menyenangkan juga. Nani adalah temen yang paling kocak haha. Mereka adalah temanku yang baru aku kenal. tiada hari tanpa tawa diantara kami. Segala yang menyedihkan kami jadikan hal yang lucu. Kami berempat sangat kompak. Orang akan bertanya bila melihat aku sendiri karena mereka sering bilang dimana ada aku disitu ada fau , dita dan nani “Tak dapat di pisahkan”. Sekolahku lumayan luas, tidak banyak yang aku kenal bahkan mengenal aku, tidak kuharapkan itu.

Teman-teman kelasku semuanya menyenangkan, mereka baik dan sayangg padaku. Hidupku serasa lengkap punya sahabat dan saudara dalam kelas X-C & sekarang XI-A

Satu langkah lebih maju aku naik kelas XII. Saatnya untuk pilih jurusan mana yang setiap hari akan sibuk memeriksa pasien dan merawat pasien atau dokter yang akan menyumbuhkan pasien. Ketika memasuki kelas XI-A bukan kemauan ku untuk masuk ke kelas itu karna semua di kocok tapi aku bersyukur didalam kelas itu aku mendapatkan teman-teman di kelas baru, mereka menyenangkan ada Anisa Fitri , ANisa Rizki , Sholihah , Fitri , Desi , Novia , Nora , Chici , Sinta , Tiwy , Fauziah , Nura , Faw , Dita , wendi , Fathimah , Restie , sani , rani , selma , Tanu dan semuanya. Hehehe maaf saja yg belum ku sebut namanya .

Mereka semua baik. Mereka selalu menghibur ku dengan segala kegilaan yg mereka buat di kelas. Aku bahagia bersama mereka & ada banyak cerita suka-duka yang kami rajut bersama. Tugasku sekarang belajar dengan tekun. Urusan dandan atau apalah itu tidak penting, karena bagiku prestasi paling penting dan paling penting aku gak bisa dandan huaaaa Beruntungnya aku memiliki teman-teman yang selalu menghibur, aku kembali dengan kebiasaanku yang heboh sana sini, bersaing pelajaran dengan yang lain. Masa depan kami ada di depan mata dan saatnya kami melangkah.karna minggu ini kami disumpah perawat oleh sekolah dag dig dug :')

karna bualn januari kita semua harus masuk kedalam dunia kerja atay dunia nyata yaitu menghadapi orang yang tidak pernah kenal bahkan bertemu dan kita harus merawat dengan ikhlas dan penuh senyum.

sulit juga ya apalagi ahrus melewati tantangan kaka senior perawat yang katanya galak dan sebagainya huhaaaaa tapi bismillah aja deh :3

sekarang aku selalu berfikir "Aku tetaplah aku yang kemarin, sekarang dan kedepannya. Kembali menata hidupku lebih baik lagi. Aku belajar memahami orang, berkorban tanpa pamrih, rajin belajar, mengembangkan bakatku dan ku selalu ingin menjadi orang yang bertanggung jawab"

 NB: Aku pasti sangat merindukan suasana ribut di SMA, suara menggelegar di stiap sudut-sudut ruang kelas, rombongan orang-orang brgosip, ada yang bgitu akrab ada juga yg brmusuhan & ada pula bicara dari belakang. dan jika nanti kite berpisah mungkin smuanya tinggal kenangan karena bgtu banyak kenangan brsama yg kami lalui di meja, bangku-bangku & smua yg ada di dalam kelas :’(

Ya Allah smoga kebersamaan kami selama SMK akan selalu bermakna dan bermanfat di saat kami SUKSESS. Aaaaamiiin.

Minggu, 05 April 2015

Hingga Aku Lelah Menanti

Setiap malam aku selalu melihat jauh keatas, ketempat yang tidak kutahu batasannya. Aku memandangi bintang-bintang kecil yang bertaburan diangkasa. Sembari berharap bahwa mala mini dia akan muncul di hadapanku. Meski akhirnya aku tahu harapanku akan tetap jadi harapan yang sia-sia disetiap malam begitupun malam ini.

“bintang.. kamu tahu kan perasaan aku? Tapi kenapa kamu diem aja? Dia dimana? Dia dating kan malam ini?”

Aku masih ingat betul bagaimana dia datang dan mengucapkan janjinya beberapa tahun silam. Dia memintaku untuk tetap mencintainya, apapun yang akan terjadi. Aku ingat, aku dan dia sama-sama sangat menyukai indah kemerlip bintang. Hingga dia mampu berjanji bahwa suatu saat nanti dia akan dating dan menyinariku disaat bintang-bintang tak lagi ada yang bersinar.

“bintangnya cantik ya? Sama kaya kamu. Cantik! ….. kamu tahu? Aku selalu ingin jadi bintang yang bersinar disetiap malam kamu.” Kenangku.

Aku selalu menangis. Bukan menangisi janjinya yang tak kunjung menjadi nyata. Air mataku selalu terurai bersama kerinduan yang menjelma dalam hatiku. Kerinduan yang selalu mengundang amarah orang tuaku.

“kamu itu mau sampai kapan terus menreus berkhayal seperti itu .” Mamah selalu menganggap semua ini hanyalah khayalan belaka.

Memang, jika saja logikaku lebih bisa berjalan dengan semestinya, apa yang ibu bilang memang lebih benar. Tapi pada kenyataannya logikaku selalu membuncah terkalahkan rasa yang terus menggelayuti batinku. Batin yang berjanji untuk selalu menanti….

Mei 2014

Sadarkah aku saat malam berhenti menyapa.
Saat bulan tak lagi memberiku sinar.
Tak pernah aku tahu tentang itu.
Tak pernah aku perduli tentang itu.
Tapi…
Adakah yang mengerti sakitku ini.
Menahan sayatan tajam didalam hati.
Hanya kau jawabnya!!!!!
Kau yang mampu bangkitkanku dari sini.
Aku bangkit bersama cintamu.
Bersama jajaran kasih tulusmu.
Hingga kusandarkan jiwaku disini.
Sampai kapanpun tetap akan disini.
….. untukmu….
-jiwa fatamorgana-
* * * * *

Aku terhenyak. Begitu lama aku meninggalkan duniaku, dunia yang ada bersama diriku sendiri. Aku tahu bahwa sebuah kebodohan itu sebenarnya adalah keinginanku sendiri. Keinginan yang perlahan-lahan tak lagi aku mengerti.
Aku mungkin sudah terlampau jauh melangkah. Terlampau banyak pula kisah yang aku tinggalkan. Tapi tetap tidak untuk satu kisah dan satu nama. Nama yang telah membuatku selalu mengaguminya, mencintai keindahan dalam raganya, meski aku tahu hatiku selalu ingin membatasi rasa cinta itu.

“aku kangen sama kamu..” air mataku meleleh lagi.

Kubuka lembar demi lembar album besar yang menyimpan serpihan-serpihan kenangan yang pernah terajut bertahun lalu. Kusentuh lembut gambar wajahnya. Senyum menawan yang kini hanya tinggal garis lengkung dalam gambar semata.

“kamu kenapa sih menghilang? Memangnya nggak kangen ya sama aku.” Air mataku semakin deras membasahi pipi. Menahan perih yang kembali menyayat.

Oktober 2014

Kututurkan segenap ilusi ini.
Mengeja segala daya yang tak nyata.
Aku membingkai titik-titik kecil.
Yang bagimu sungguh tak berarti apa-apa.
Kuulas senyum disudut bibirku.
Membiarkanmu menyangka aku bahagia.
Meski dibalik cadar tawa ini aku menangis pilu.
Namun tertahan kemunafikan.
Ingin aku bercerita pada rinai yang turun.
Betapa kalut jiwa yang hampa ini sendiri.
Ingin aku bertutur pada rinai yang berderai.
Menutupi buli-bulir dari sudut mata yang sayu.
Dan….
Aku masih membisu…
Terdiam, kelu..
Disini, dibawah guyuran air mataku.
-jiwa fatamorgana-

Aku mengangkat daguku. Menahan buliran-buliran yang siap meluncur dari pelupuk mataku. Meraih ranselku. Sejenak aku kembali menatap kearah foto manis yang membalut wajah tampannya.

“aku akan melangkah sayang… tapi bukan untuk meninggalkanmu.” Aku tersenyum dan berlalu.

Kucium tangan Papahd an mamah. Meminta doa dan restu agar perjalananku diberi keselamatan.

“mamah yakin kamu bisa bangkit sayang.. dan ini waktunya. Fokuslah ke sekolahmu agar kamu bisa benar-benar bangkit.” Mamah mendaratkan kecupan manis di dahiku.
“Jingga pasti senang melihat kamu kembali menjadi Rani yang dahulu. Rani yang tegar, Rani yang selalu cantik dengan senyum ceria..”Papah menambahi.
“iya mah pah.. maaf ya selama ini rani terlalu larut dalam kesedihan rani. Rani cuman belum siap. Tapi, sekarang Rani udah rela kok. Jingga pasti bahagia disana.” Aku berlalu meninggalkan Papah dan mamah. Mengulas senyum demi hari yang lebih indah, tanpa air mata.

April 2015
Dan…
Biarlah kusimpan perasaan ini.
Menutup hatiku pada cinta yang lain.
Bila akhirnya kutemukan cinta sepertimu.
Mungkin ku bisa lanjutkan hidupku.
(cappuccino.biar kusimpan)
“satu sudah kau pergi, Jingga. Selama itu pula aku terpenjara dalam bayang-bayang kasih dan cintamu yang abadi. Kini saatnya aku terbangun , Jingga. Membingkai kebahagiaan untuk hidupku. Meski aku akan tetap selalu merindumu hingga saat nanti ragaku ini tak mampu lagi menanti.”
Aku menghela nafas panjang…..
(Memoriam of Jingga)



***********************************************************************************

Kamis, 30 Oktober 2014

CINTA LAMA BERSEMI KEMBALI

     Cerita cinta yang pernah kandas 8bulan yang lalu, tiba-tiba mulai tumbuh dan bersemi lagi, entah apa dan mengapa akhir-akhir ini aku terjerat lagi panah asmaranya, senyum yang pernah ku benci kini selalu menggoda di setiap sudut lamunanku.
Semula semua aku anggap hanyalah kenangan yang masih tersisa, namun lambat laun menjadi sebuah kewajiban lamunan menjelang tidurku. “Aleandro… Alan cintamu tlah kembali” namun Alan kenapa hanya aku yang merasakannya, apa cinta ini hanya sebuah kenangan yang sempat menyapaku siang tadi. “Tidak
Alan… tatapan matamu mengisyaratkan masih ada peluang cinta disana”.
Bagaimana aku harus memastikan bahwa cinta ini adalah cinta lama yang bersemi kembali, aku harus mencari jawabannya dari Alan.
Sengaja malam ini aku melihat foto berdua dengan Alan ,aku berharap Alan menepati janjinya. Hati yang masih berdebar seperti saat aku jatuh cinta tuk pertama kali pada Alan, ku coba sembunyikan rasa galau yang mulai menyerangku.
Aku mencoba bersabar dan berpikir positif tentang dia, walau hati ini mulai resah. Setengah jam sudah terlewat begitu saja, aku ingin merajut kembali serpihan cinta kita yang terkoyak… Alan datanglah, risau hati ini tanpa ada sebaris kepastian darimu…
Jam menunjukkan pukul 9 tepat, tanpa sadar ada sebutir air mata di sudut mataku, kecewakah aku, aku tak tahu apa yang mesti aku jawab. Aku mulai jenuh dengan penantian ini, aku mulai menetralisir rasa yang masih berharap. Aku menyadari ternyata cinta ini hanya cinta lama yang bersemi, namun cinta ini tak kan bisa kurajut lagi seperti dulu. Karena Alan tidak lagi memilihku… 
Di saat lamunan itu mulai membayangiku, tanpa sadar aku mulai menangis, rasa sakit, kecewa sama persis ketika Alan memutuskan hubungan cintanya.
Gerimis di luar menambah suasana hatiku tambah dingin, ku beranjak berdiri dan melangkahkan kakiku menuju kamar tidurku, ku berharap bisa melupakan semua kejadian ini. Sejenak langkahku terhenti sesaat ku dengar suara HP . Aku tak mengenali nomernya, tapi kenapa dia bisa tahu namaku.
Aku mencoba mengerti apa yang disampaikannya. 1messagepun berbunyi “aku masih sayang kamu”, Aku membacanya berulang-ulang dan tiba-tiba aku sadar “dimana Alan” kenapa aku terlena tanpa mendengar penjelasan orang itu, yang sempat aku ingat dan dengar hanyalah “Alan…” “Oh My God, apa yang terjadi apakah aku masih ingin bersamanya?…”
Tersadar akhirnya aku hanya melamunkan Alan yang mungkin masih mencintaiku, air mata ini telah kering, menangispun cintaku tak akan kembali, aku meratapi cinta yang sempat tumbuh kembali di hatiku, mengapa hanya untuk sesaat dan pergi lagi, cinta yang lebih kuat dari sebelumnya dan luka yang lebih dalam dari sebelumnya… aku baru menyadarinya arti cinta yang sebenarnya, ternyata Alan telah memberikan sesuatu yang berarti dalam hidupku, bahwa cinta tak selalu bisa saling memiliki namun cinta tetap akan abadi selamanya dari dalam hati…



*selesai^_^*

Minggu, 05 Oktober 2014

Puisi dari kumpulan lirik lirik lagu

puisi ini adalah kumpulan lirik-lirik lagu yang (menurut saya) lebih sesuai disampaikan oleh seorang hamba kepada Tuhannya daripada oleh seseorang kepada lelaki/wanita yg dicintainya ... lagu-lagu yg biasa kita dengarkan dan kita nyanyikan =)
.
.
.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
.
.
.
Dalam sepi, Engkau datang
beri ku kekuatan untuk bertahan
Ku sadari sesungguhnya yang ku punya
hanya Engkau tempat ku kembali
Aku tanpaMu, butiran debu
Ku tak bisa hidup tanpaMu
.
Aku persembahkan hidupku untukMu
Telah ku relakan hatiku padaMu
Aku hidup untukMu
Aku mati tanpaMu
Kau pemilik hatiku
UntukMu seluruh nafas ini
.
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kaulah hidup dan matiku
Tirakatku hanya untuk Engkau
Tiada dusta, sumpah ku cinta
sampai ku menutup mata
.
Ketika kesepian membunuhku
Ku akui, aku masih percaya
Ketika ku tak bersamaMu
aku kehilangan akal
Berilah aku tanda
Pukul aku, Tuhan, sekali lagi
.
5 Oktober 2014
.
.
.
Lagu-lagu sumber :
"Mencintaimu Sampai Mati" - Utopia
"Sadis" - Afghan
"Butiran Debu" - Rumor
"Rindu Setengah Mati" - D'Massiv
"Pupus" - Dewa 19
"Hidup Untukmu, Mati Tanpamu" - Noah
"Pemilik Hati" - Armada
"Seluruh Nafas Ini" - Last Child
"Sempurna" - Andra and The Backbone
"Kaulah Hidup dan Matiku" - Naff"Sampai Menutup Mata" - Acha Septriasha
"Baby One More Time" - Britney Spears

*ciptaannya Ka Wildan Fauzi Rabbani*

Kamis, 11 September 2014

THE ADVENTURE PRINCESS SOFIA




Pada suatu hari, di kerajaan Crystal Palace hiduplah seorang putri bernama Sofia, ibunya bernama Miranda dan ayah nya bernama Vernando. Sofia adalah putri tunggal, Sofia tinggal di castle bersama kedua orangtuanya dan Sofia bersekolah di Gardenia Palace. Sofia duduk sebangku di kelasnya bersama Lacey. Sofia merasa senang bersekolah di Gardenia Palace.
Sehabis pulang, sekolah Sofia datang ke rumah Lacey untuk bermain. Pada keesokan harinya, Sofia kembali berangkat ke sekolah, sesampainya di sekolah, Sofia mendengar kabar bahwa, besok akan diadakan lomba mewarnai, dengan juara satu Memenangkan piala, juara dua mendapatkan trophy dan juara tiga mendapatkan piagam, mendengar itu semua, Sofia pun mengikutsertakan dirinya dalam lomba mewarnai tersebut.
Sesampainya di castle, Sofia pun langsung mempersiapkan alat-alat yang diperlukan untuk lomba besok, setelah selesai menyiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk lomba mewarnai, Sofia pun pergi ke rumah Lacey untuk berlatih mewarnai bersama-sama, setelah selesai berlatih, Sofia pun kembali ke castle dan beristirahat di dalam kamarnya.
Keesokan harinya Sofia diberikan nomor urut delapan pada perlombaan, setelah panitia mengatakan “mulai”, Sofia pun langsung mewarnai dengan sangat hati-hati, teliti dan juga rapi, Sofia pun selesai mewarnai, dan Sofia memberikannya pada panitia.
Setelah panitia merenungkan hasil perlombaan, panitia pun mengatakan bahwa juara tiga dimenangkan oleh Lisa dengan nomor urut dua, juara dua dimenangkan oleh Lacey dengan nomor urut lima, dan juara satu dirahi oleh Sofia dengan nomor urut delapan, Sofia pun merasa sangat senang, dan kedua orangtua Sofia pun bangga terhadap Sofia.


Tamat